Website Resmi UPTD SMPN 1 BAJUIN

Desa Tanjung Blok IIIA Kelurahan Tanjung Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut - Kalsel

"Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Lingkungan, dan Terampil Berlandaskan Iman & Tqwa"

SINERGI MEWUJUDKAN PPK

Rabu, 10 April 2019 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 9 Kali

 

Penguatan pendidikan karakter atau PPK, yang menjadi salah satu isu sentral dalam dunia pendidikan Indonesia, dinilai belum optimal penerapannya di sekolah karena berbagai kendala dan permasalahan yang mengirinya.  Selama ini, proses pendidikan karakter dimasukkan atau disisipkan pada semua mata pelajaran yang diajarkan dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. 

Dalam kenyataannya, proses pendidikan karakter di sekolah belum banyak melibatkan peran orangtua atau keluarga, sehingga terkesan tidak sinkron, kontradiktif, dan berjalan sendiri-sendiri. Ketika di sekolah peserta didik mengikuti aturan tidak membuang sampah sembarangan ,tidak merokok, berbaju sopan dan rapi, dan berbagai ajarakan dan ajakan moral lainnya, namun di keluarga atau di rumah mereka mendapatkan kondisi yang sebaliknya dari apa diajarkan dan dikerjakan di sekolah.

Menghidupkan dan memaksimalkan kembali peran keluarga dalam mendukung  peran sekolah dalam Penguatan  Pendidikan Karakter (PPK),  perlu dikembangkan dalam berbagai aspek dan jalur, sehingga memungkin segenap aspek keperibadian peserta didik dapat berkembang maksimal sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimilikinya. Keluarga merupakan basis dan pondasi utama dalam membangun karakter peserta didik, sedangkan sekolah menjadi wadah pengembangan dan penguatan karakter tersebut untuk menjadi lebih tumbah, berkembang, dan kokoh menjadi pribadi yang handal.

Penguatan pendidikan karakter oleh sekolah selama ini dinilai belum maksimal, terlebih lagi sekolah juga belum mengoptimalkan sinerginya dengan pihak keluarga, sehingga terkesan pendidikan karakter ini berjalan sendiri-sendiri antara sekolah dan keluarga. 

Kerjasama keluarga dan sekolah dalam meningkatkan atau menguatkan pendidikan karakter peserta didik,  dapat terbangun secara kokoh apabila dimulai dari  kedua belah pihak sudah bersepakat dan berkomitmen sejak si anak mulai duduk menjadi peserta didik di sekolah. Pertemuan antara orangtua dan sekolah di awal tahun pelajaran baru menjadi jembatan yang diharapkan dapat mempererat kerjasama keluarga dengan sekolah dalam membina karakter peserta didik.

Dengan melibatkan dan mengoptimalkan peran keluarga dalam penguatan pendidikan karakter, diharapkan dapat mensinergikan, mensinkronkan dan mengurangi kontrakdiktif dalam proses pendidikan dan penguatan karakter peserta didik.  Keluarga dan sekolah harus bersinergi membangun dan mengembangkan kepribadian dan karater peserta didik untuk membentengi mereka dari arus dan dampak negatif golobalisasi. Semoga.

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT

Statistik Pengunjung