Website Resmi UPTD SMPN 1 BAJUIN

Desa Tanjung Blok IIIA Kelurahan Tanjung Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut - Kalsel

"Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Lingkungan, dan Terampil Berlandaskan Iman & Tqwa"

KETIKA KOMUNITAS PECINTA DAN PENGGEMAR REPTIL BERKUMPUL

Kamis, 07 Februari 2019 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 47 Kali

Penulis sebenarnya tidak pernah melihat langsung bagaimana bentuk ular piton albino yang sering penulis lihat di media televisi atau media sosial ketika pecinta dan penggemar reptil, khususnya ular piton berkumpul. Saat penulis bersama isteri dan anak mampir di sebuah mall yang ada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Ahad, 20 Januari 2019, sekitar pukul 16.30 WIT, ada kegiatan yang bertajuk “ Reptele Wars, Expo & Reptile Contest 2019” di lantai dasar mall yang terkenal di Kota Banjarbaru tersebut.

Saat itu, kegiatan sudah hampir selesai, karena pihak  panitia mengumumkan dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang kontes reptil. Namun demikian, stand yang menampilkan reptil masih ada dan masih dikerumuni oleh pengunjung mall yang penasaran dengan berbagai binatang jenis reptil yang dipamerkan dan dilombakan. Kebanyakan reptil yang dipamerkan berupa binatang ular, lalu ada kadal, kura-kura, dan perlengkapan pemeliharaan reptil tersebut.

Dalam arena pameran tersebut, ada satu ular piton jenis albino yang menjadi pusat perhatian dan banyak dikerumuni oleh pengunjung, terutama anak-anak. Ular piton jenis albino yang panjang sekitar 2 meter tersebut memang sangat menarik perhatian, karena ular tersebut sangat jinak sehingga membuat pengunjuang anak-anak berebut untuk memegang dan berfoto dengannya.  Penulis sendiri baru pertama kali ini melihat secara langsung  dan sempat memegang ular piton jenis albino yang ramai dilihat dan dipegang oleh pengunjung.

Ada dua ekor ular piton albino yang dilepas dan bebas dilihat serta dipegang oleh pengunjung. Satu ular piton albino besar yang berada di lantai, dan yang satunya lagi yang lebih kecil ada di badan pemiliknya. Diantara pengunjung  ada pula yang takut dan menolak untuk berada di sekitar ular piton albino tersebut, terutama  anak-anak kecil. Namun, secara umum pengunjung sangat antusias untuk melihat dan berusaha turut memegang ular piton albino besar yang lepas di lantai. Tidak sedikit pengunjung yang merekam vedio dan mengambil foto ular piton albino yang lepas atau di badan pemiliknya.

Pengunjung pameran dan lomba reptil saat itu banyak yang penasaran dengan binatang-binatang langka dan unik yang dipamerkan. Mungkin, kesempatan melihat langsung binatang-binatang reptil yang unik dan langka ini jarang ditemui  seperti ini, khususnya bagi penulis sendiri. Bagi pecinta dan penyayang binatang reptil, tentu kegiatan ini menjadi ajang untuk menunjukkan eksistensi dari komunitas meraka kepada publik, khususnya pengunjung mall tersebut. Sedangkan bagi pengunjung mall, kegiatan tersebut merupakan hiburan dengan suasana baru dan beda dari biasanya.

Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas pecinta reptil tersebut di atas,  selain menyajikan sesi hiburan dan suasana baru baru bagi pengunjung mall,  juga menjadi wahana edukasi bagi pengunjung anak-anak. Penulis sendiri selama ini hanya mendengar dan melihat tentang memelihara dan hidup berdampingan dengan binatang yang dianggap liar dan bukan binatang peliharaan pada umumnya. Kini, secara langsung dapat melihat dan mengetahui perilaku binatang unik tersebut, meski dalam waktu yang relatif singkat. Kegiatan yang mampu mengedukasi masyarakat ini patut diapresiasi dan dilanjutkan dimasa yang akan datang. Sayangi binatang dan lingkungannya serta  makhluk Tuhan Yang Maha Esa lainnya.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT

Statistik Pengunjung