Website Resmi UPTD SMPN 1 BAJUIN

Desa Tanjung Blok IIIA Kelurahan Tanjung Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut - Kalsel

"Berilmu, Berakhlak Mulia, Berwawasan Lingkungan, dan Terampil Berlandaskan Iman & Tqwa"

KARYA INOVASI : BIMBINGAN TEKNIS PENULISAN SOAL MODEL BmW (Bab I. Pendauluan)

Rabu, 06 Juni 2018 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 287 Kali

Latar Belakang

Supervisi merupakan salah satu tugas dan fungsi kepala sekolah  sebagaimana yang diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018, disamping tugas dan fungsi sebagai manajer dan pengembangan kewirausahaan.  Melaksanakan kegiatan supervisi  kepada guru dan tenaga kependidikan oleh kepala sekolah di sekolah yang dipimpinnya merupakan konsekwensi dari jebatan kepala sekolah.

Selama melaksanakan kegiatan supervisi guru, baik kunjungan kelas atau melalui teknik supervisi lainnya, tentunya kepala sekolah memiliki penilaian atau catatan yang merupakan hasil kegiatan supervisi. Kemudian, berdasarkan hasil penilaian atau catatan tersebut ditindaklanjuti dengan upaya pembinaan dan bimbingan kepada guru, baik yang dinilai sudah baik,  apalagi  yang belum baik hasilnya. Kegiatan tindak lanjut hasil supervisi inilah yang kemudian dilaksanakan dengan berbagai bentuk pembinaan dan bimbingan, baik secara individual maupun kelompok.

Kepala sekolah selaku pembina dan sekaligus pembimbing guru dan tenaga kependidikan di sekolah, diharapkan mampu melaksanakan pembinaan dan pembimbingan agar guru dan tenaga kependidikan di sekolahnya agar memiliki kemampuan atau kompetensi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Salah satu bentuk pembinaan dan pembimbingan terhadap guru adalah melakukan bimbingan teknis terhadap suatu hal khusus yang perlu ditingkatkan kompetensinya, seperti kemampuan menyusun atau membuat soal sesuai dengan kaidah penulisan soal yang baik.

 

Pemasalahan

Kemampuan membuat naskah soal merupakan kemampuan yang perlu ditingkatkan,  karena naskah soal terbuat sering digunakan dalam kegiatan sekolah, seperti ulangan atau ujian.  Menurut hasil pengamatan dari RPP guru yang telah disampaikan kepada penulis selaku kepala sekolah selama ini, dan hasil pengamatan penulis selaku editor terhadap naskah soal hasil kerja guru-guru MGMP se Kabupaten Tanah Laut, menunjukkan perlunya bimbingan agar lebih baik lagi.  Kemudian, berdasarkan pada fakta yang selama ini penulis temukan ketika memeriksa RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) guru SMPN 4 Pelaihari, khususnya pada bagian alat evaluasinya.

Penulis selaku Kepala Sekolah SMPN 4 Pelaihari memulai pembimbingan teknis penulisan soal dari lingkungan sekolah sendiri, yang penulis beri nama bentuk  bimbingan teknis itu dengan nama model BmW, yaitu singkatan dari Bertemu dan melalui WhatsApp.  Pemilihan nama model BmW sebenarnya untuk memudahkan mengingat nama tersebut semata,. Namun demikian, penamaan model bimbingan teknis tersebut juga mengacu pada kenyataan dari kegiatan tersebut, yaitu kegiatan bimbingan teknis tersebut memang dilakukan dengan  melalui pertemuan tatap muka atau bertemu yang disebut offline atau luar jaringan (luring), dan juga melalui media WhatsApp atau disebut juga online atau dalam jaringan (daring).

 

Tujuan

Mengisi libur sekolah yang  berkaitan dengan bulan suci Ramadhan 1439 H, guru di SMPN 4 Pelaihari untuk mengikuti kegiatan bimbingan penulisan soal untuk mengisi libur sekolah tersebut. Maklum, pada akhir tahun pelajaran 2017/2018 ini bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H, sementara siswa menunggu pembagian rapot dan libur kenaikan kelas, maka memanfaatkan kondisi tersebut perlu diisi dengan kegiatan bermanfaat dalam menunjang tugas sebagai guru melalui kegiatan  bimbingan penulisan soal.

Adapun tujuan kegiatan bimbingan teknis itu dengan nama model BmW ini adalah untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan menyusun atau membuat soal sesuai dengan kaidah penulisan soal yang baik. Mulai dari menyusun atau mengisi kisi-kisi soal, membuat soal bentuk pilihan ganda dan uraian, sampai dengan membuat soal berjenis HOT (Higher Order Thinking). Waktu dan Tempat Kegiatan

Manfaat

  1. Bagi Guru

        Meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan wawasan dalam penyusunan naskah

        soal.

  1. Bagi Kepala Sekolah

         Mengetahui efektivitas peran Kepala Sekolah dalam pembimbingan penyusunan
          naskah soal melalui melalui bimbingan teknis  dengan model Bertemu dan melalui     

          WhatsApp atau disingkat BmW.

  1. Bagi Sekolah

          Meningkatkan kinerja dan mutu sekolah dalam hal penyusunan naskah soal yang

          pada akhirnya bermuara pada mutu pendidikan di sekolah.

.

 

#####

 

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT

Statistik Pengunjung